๐Ÿ“ข SELAMAT DATANG DI RUMAH ADIK KAK LUNA - DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN BULELENG ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป

Jumat, 10 Oktober 2025

APA ITU ADIK KAK LUNA?

 

Adik Kak Luna adalah sebuah akronim dari Asesmen DiagnostIK AnaK TidAK Bisa Membaca atau BeLUm LaNcar MembacA. Adalah sebuah sistem informasi yang membantu guru melakukan asesmen diagnostik terhadap kemampuan membaca muridnya sehingga dapat diperoleh data awal terhadap kualitas belajar membaca muridnya untuk selanjutnya dapat menentukan langkah yang tepat dalam mengelola pembelajaran secara berdefrensiasi. Selain hal tersebut, dapat membantu sekolah dalam hal ini Kepala Sekolah dan jajarannya untuk menentukan kurikulum yang tepat yang berpusat pada murid (student center) serta memberikan layanan yang tepat kepada murid-murid yang diduga memiliki “kebutuhan khusus” berprinsip pada konsep GEDSI (Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial). Selanjutnya data yang diperoleh dari asesmen diagnostik dapat memberikan informasi yang tepat kepada orang tua tentang kualitas belajar membaca anaknya berdasarkan data yang tepat hasil asesmen. Pun demikian dapat membantu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng memperoleh data yang sahih tentang potensi murid SD di kabupaten Buleleng yang belum atau bahkan tidak bisa membaca untuk selanjutnya dapat digunakan sebagai perencanaan berbasis data dalam menentukan kebijakan serta program prioritas terhadap kualitas belajar murid.

 Filosofi Filosofi Nama: 1) ADIK adalah melambangkan peserta didik di sekolah dasar yang perlu dibimbing penuh kasih layaknya adik sendiri. 2) KAK adalah menggambarkan guru, pendidik, atau fasilitator sebagai “kakak” yang membimbing, mendampingi, dan memberi solusi. 3) LUNA  adalah bermakna “terang/bersinar” (dari kata luna = bulan), memberi harapan agar anak-anak bisa meraih masa depan yang cerah lewat kemampuan literasi dasar. Makna Rancangan Aksi Perubahan “ADIK KAK LUNA” Tujuan Utama: Mengidentifikasi anak yang belum bisa membaca atau belum lancar membaca sejak dini melalui asesmen diagnostik. 1) Pendekatan: Memberikan solusi cerdas, personal, dan penuh empati agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam kemampuan literasi. 2) Nilai yang Dikandung: a) Inklusif: Tidak meninggalkan siapa pun (no one left behind), b) Humanis: Mengedepankan kasih sayang antara “kakak” (guru) dan “adik” (peserta didik), c) Transformasi: Membawa perubahan positif terhadap kualitas literasi dasar di sekolah dasar, d) Harapan: “LUNA” menjadi simbol penerang jalan menuju masa depan yang lebih baik. 

Share:
Location: Q5CV+C8 Lemukih, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia

0 comments:

Posting Komentar

Memuat Tanggal...
Memuat...

Kategori

Total Tayangan Halaman

Statistik Blog

Flag Counter