📢 SELAMAT DATANG DI RUMAH ADIK KAK LUNA - DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN BULELENG 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Kamis, 30 Oktober 2025

BIMTEK Guru SD Buleleng: Kadisdik Gus Surya Tegaskan Fondasi Literasi Wajib Kokoh Lewat Deteksi Dini dan Strategi ABK

Singaraja, Rabu 29 Oktober 2025 | DISDIKTODAY - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pembinaan SD tepatnya Seksi Kurikulum dan Peserta Didik SD menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Mendeteksi Kesulitan Belajar Membaca dan Mengetahui Faktor Penyebabnya pada Murid SD serta Strategi Belajar bagi yang Berkebutuhan Khusus dan Pengenalan Fitur Layanan "ADIK KAK LUNA", Rabu (29/10). 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P.,  saat hadir memberikan arahan menyampaikan bahwa  Bimbingan Teknis (Bimtek) mendeteksi kesuloitan belajar membaca serta strategi bagi siswa berkebutuhan khusus jenjang sekolah dasar

Dalam sambutannya, Ida Bagus Gde Surya Bharata menyoroti data terkini yang menunjukkan bahwa tantangan kesulitan membaca tidak hanya terjadi di jenjang SMP, tetapi akarnya harus diselesaikan tuntas sejak di bangku SD.

"Isu kesulitan membaca adalah isu yang mendesak dan harus menjadi prioritas kolektif kita. Membaca adalah pintu gerbang menuju ilmu pengetahuan. Jika pintu ini terkunci, maka seluruh proses belajar anak akan terhambat," tegas Kadis Gus Surya.

Leboh lanjut, Kadis Gus Surya juga  menyampaikan bahwa tingginya kasus siswa yang tidak lancar membaca merupakan indikasi bahwa metode pengajaran terdahulu mungkin belum sepenuhnya mengakomodasi keberagaman kebutuhan siswa. 

"BIMTEK ini adalah langkah strategis dalam jangka panjang. Kami ingin guru-guru SD kita menjadi agen perubahan. Mereka harus bisa menguasai teknik asesmen diagnostik yang kini telah dikembangkan oleh Disdikpora, seperti inovasi ADIK KAK LUNA, untuk memetakan kondisi siswa dan memberikan intervensi yang personal," imbuhnya.

Disdikpora Kabupaten Buleleng akan terus medorong termasuk mengoptimalkan peran psikolog dan tenaga ahli di sekolah inklusi, serta mendorong kolaborasi yang erat antara sekolah dengan orang tua.

"Kami minta Bapak/Ibu Guru menggunakan ilmu yang didapat dari BIMTEK ini untuk memastikan tidak ada lagi siswa yang lulus SD tanpa menguasai kemampuan membaca dasar. Kita harus pastikan fondasi literasi anak Buleleng kokoh," tutup Ida Bagus Gde Surya Bharata, sembari berharap target penurunan angka kesulitan membaca dapat tercapai dalam enam bulan ke depan.

Dari laporan Kepala Seksi Kurlikulum dan Peserta Didik SD, I Ketut Agus Susilawan., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini telah berlangsung dari kemarin pada tanggal 28 Oktober 2025 diikuti Guru Kelas III SD se -Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, dan Buleleng dan di hari rabu tanggal 19 Oktober 2025 diikuti Guru Kelas III SD se Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, dan Buleleng.

Tujuan dari Bimbingan Teknis ini adalah meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) dalam mendeteksi secara dini kesulitan belajar membaca pada murid, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, dan merumuskan langkah intervensi yang tepat.

Lebih lanjut, terkait dengan  Pengenalan Fitur Layanan "ADIK KAK LUNA” merupakan sebuah layanan menjamin mutu layanan Pendidikan dan Solusi cerdas tanpa meninggalkan siapapun. Ini adalah sebuah Rancangan Aksi Perubahan (RAP) yang digagas oleh I Ketut Agus Susilawan, S.Pd., M.Pd., berfungsi sebagai "alat skrining" dan "peta jalan" bagi guru SD untuk menemukan siapa murid yang bermasalah dalam membaca dan jenis masalahnya, sehingga guru bisa memberikan pertolongan yang tepat sasaran.



















 



 






Share:

Minggu, 26 Oktober 2025

SAPA KENAL ADIK KAK LUNA DI KECAMATAN GEROKGAK


Pada kesempatan yang berbahagia pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 bertempat di SD Negeri 4 Pemuteran,  Korwil Kecamatan Gerokagk melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan RKAS 2026 bagi Kepala Sekolah dan Bendahara BOSP. Kegiatan ini bertujuan untuk memahmi berama mengenai Juknis BOSP sebagaimana tertuang dalam Permendikdasmen 8 Tahun 2025.

Selain itu di bagian akhir diperkenalkan fitur layanan ADIK KAK LUNA, pengenalan ini bertujuan untuk memberikan gambaran awal mengenai layanan ADIK KAK LUNA. ADIK KAK LUNA adalah sistem asesmen daignostik untuk mendeteksi murid yang belum bisa membaca atau bahkan tidak bisa membaca.




 

Share:

Selasa, 21 Oktober 2025

CURAH PENDAPAT-KERJA KOLABORATIF TIM ADIK KAK LUNA

  


Singaraja, 20 Oktober 2025 - Menyikapi saran masukan dari Tim ULD maka langkah cepat dilakukan oleh tim ADIK KAK LUNA bergerak cepat dengan menambah kembali fitur informasi pamflet ULD. Selain itu tin juga mengembangkan bagaimana caranya untuk melindungi data sehingga akses terhadap data hanya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan belajar murid, intervensi belajar oleh guru, informasi akurat kepada sekolah dan orang tua. Selain hal tersebut data yang diperoleh ditampilkan juga dengan google locker studio dan dproteksi dengan akses terbatas.

ADIK KAK LUNA akan terus dikembangkan sedemikian rupa sehingga sistem yang dibangun selain menjadi temoat untuk melakukan asesmen juga sebagai media informasi, media belajar karena disediakan juga tautan tautan yang berhubungan dengan SIBI, Litercy Cloud. Bahan bacaan untuk memperkaya khasanah literasi dapat dmanfaatkan untuk kepentingan belajar membaca murid.

( Koordinasi Tim ADIK KAK LUNA )

Share:

BRAIN STORMING ADIK KAK LUNA BERSAMA ULD

( BRAIN STORMING ADIK KAK LUNA BERSAMA ULD )

    SINGARAJA, 21 OKTOBER 2025 - Sembari diskusi persiapan Bimtek Deteksi Dini Kesulitan Belajar Membaca, pada tanggal13 Oktober 2025 tim ULD yang nantinya menjadi narasumber dalam Bimtek tersbut di atas, berkesempatan memberikan masukan agar pada layanan ADIK KAK LUNA disediakan informasi mengenai tata cara mendaftar ke Tim ULD. Tujuan nya adalah agar sekolah yang telah memiliki data valid dan sahih hasil asesmen diagnostik ADIK KAK LUNA terhadap murid yang memiliki potensi berkebutuhan khusus dan memerlukan asesmen lanjutan oleh ahlinya maka satuan pendidikan dapat langsung mendaftarkan muridnya ke ULD.

        Saran tersebut sangat bermanfaat untuk melengkapi layanan ADIK KAK LUNA sehingga layanan sistem ini benar benar dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan untuk melanjutkan asesmen terhadap murid-muridnya yang berptensi berkebutuhan khusus. Selain hal tersebut disarankan juga agar fitur layanan ADIK KAK LUNA memberikan layanan diagnostik kembali setelah murid mendapat asesmen lanjutan oleh ULD, setelah ada rekomendasi stimulus oleh ULD dan dilakukan intervensi kembali oleh gurunya maka asesmen diagnostik dalat dilanjutkan kembali sehingga benar benar mendapatkan informasi yang menjadikan keputusan terbaik bagi keberlanjutan belajar murid. Atas saran tersebut tim ADIK KAK LUNA berusaha untuk memperbaiki sistem layanan dengan mengintegrasikan pamflet layanan ULD dalam Sistem ADIK KAK LUNA.
 
(Alur Perjalanan Ke ULD)



 
Share:

Jumat, 17 Oktober 2025

PERSIAPAN BIMTEK DETEKSI MURID SD SULIT BACA DAN PENGENALAN FITUR "ADIK KAK LUNA"

 

 

PERSIAPAN BIMTEK DETEKSI MURID SD SULIT BACA DAN PENGENALAN FITUR "ADIK KAK LUNA"

SINGARAJA, 17 OKTOBER 2025

 

Sebagai implementasi peningkatan kualitas layanan mutu pendidikan terutama dalam keterampilan membaca murid, maka dilaksananakan rapat persiapan Bimtek Deteksi Murid SD yang masih mengalami kesulitan membaca atau bahkan belum bisa membaca. Pada kesempatan ini juga dipernelkan fitur-fitur sisitem informasi ADIK KAK LUNA. Rapat ini dilaksanakan bersama tim ULD (Unit Layanan Disabilitas Kabupaten Buleleng).

Pada rapat tersebut dibahas bagaimana mekanisme kegiatan Bimtek, Materi Bimtek serta dilakukan sesi curah pendapat. Pada kesempatan tersebut diperkenalkan juga fitur-fitur layanan ADIK KAK LUNA. Tim ULD memberikan masukan terkait dengan Bimtek agar ditambahkan materi penjenjangan buku dan berbabgi praktik baik, terkait dengan fitur ADIK KAK LUNA agar ditambahkan lagi tautan agar bisa mencari laman SIBI dan laman Literacyclaud. Selain itu penting juga aga terhubung dengan ULD sekaligus fitur yang menarik bagi penerima layanan.

Atas saran masukan tersebut maka akan segera dilakukan evaluasi terkait materi Bimtek dan evaluasi fitur ADIK KAK LUNA bersama tim efektih implementasi aksi perubahan layanan mutu pendidikan yang telah dibentuk sebelumnya.

 



Share:

Kamis, 16 Oktober 2025

MENYIAPKAN DATA DAN MEMBANGUN SISTEM

 

(Persiapan Data dan Membangun Sistem Adik Kak Luna)
Singaraja, 13 Oktober 2025 - Implementasi aksi perubahan pelayanan peningkatan mutu pendidikan berupa ADIK KAK LUNA-Asesmen berlanjut dengan pengumpulan data primer dan sekunder, serta membangun sistem berupa aplikasi berbasis web. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan berdasarkan data yang tepat serta sistem yang cepat, tepat dan sahih. Data-data yang dikumpulkan bersumber dari data mandiri yaitu sekolah-sekolah SD yang telah diambil data awalnya untuk skrining siswa, data dapodik berupa jumlah satuan pendidikan SD di Kabupaten Buleleng dan data siswa. Data sekunder yang diambil adalah data yang bersumber dari rapor pendidikan.

Data-data tersebut diperlukan untuk menentukan sampel sekolah SD sejumlah 45  untuk dijadikan uji coba sistem ADIK KAK LUNA, sehingga nantinya dapat dilakukan evaluasi yanglebih mendalam berkenaan dengan kemampuan sistem dalam memuat data. Sistem aplikasi ADIK KAK LUNA dibangun berbasis we dengan memanfaatkan platform yang tersedia dan dibangun secara mandiri memanfaatkan fplatform-platfoorm gratis seperti blogsopt, microsite, google drive. G.mail, google Locker Studio.

Atas masukan dari tim efektif ADIK KAK LUNA bahwa sistem yang dibangun terutama berkaitan dengan data sekiranya dapat diproteksi shingga data hanya dapat dimanfaatkan oleh kalangan tertentu yang berhubungan dengan kepentingan pendidikan saja. Atas saran tersebut maka tim pengembang sistem kami mencoba memproteksi data hasil asesmen dengan kirim melalui e-mail dan OTP (One Time Password) “Kata Sandi Sekali Pakai”.
  
Share:

Minggu, 12 Oktober 2025

MEMBANGUN TIM KERJA EFEKTIF DALAM AKSI PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK

MEMBANGUN TIM KERJA EFEKTIF DALAM AKSI PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK  SINGARAJA, 03 OKTOBER 2025

Pelayanan publik merupakan pelayanan dasar dalam pemerintahan dan menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Organisasi yang baik tidak lepas dari pelayanan publik yang baik. Oleh karena itu, peningkatan pelayanan dalam organisasi memerlukan tim yang efektif dalam aksi perubahannya. Bagi banyak organisasi, keberhasilan membangun tim kerja yang efektif merupakan kunci keberhasilan untuk mencapai tujuan organisasi. Maka, tim kerja dalam aksi perubahan merupakan penentu keberhasilan. Oleh karenanya seorang pemimpin perubahan terlebih dahulu harus merancang pembentukan tim kerja yang efektif.

Setiap individu pada organisasi harus mempunyai kesadaran bahwa “teamwork” dan “network” merupakan hal penting untuk dibangun dalam melakukan perubahan. Tim efektif sangat diperlukan karena akan berhadapan langsung dengan stakeholder atau mitra kerja. 

Kemampuan sebuah organisasi dalam membangun tim kerja yang efektif tentunya akan menentukan kemampuan organisasi tersebut dalam menjalankan tugas dan mencapai tujuannya. Bagi organisasi  sektor publik, memberikan pelayanan yang prima adalah tugas sekaligus tujuan organisasi. Sangat diyakini bahwa tugas pelayanan publik merupakan pekerjaan yang kompleks dengan beragam tantangan. Pekerjaan kompleks ini tentu tidak mungkin dikerjakan tanpa menggunakan tim yang solid dan efektif.

Konsep tim efektif dalam pelayanan,  A team is a small number of people with complementary skills who are committed to a common purpose, performance goals, and approach for which they are mutually accountable.  (Katzenbach and Smith, 1993). Secara singkat, dapat kita ambil pengertian dari tim adalah sekumpulan orang yang memiliki keterampilan yang saling melengkapi dan memiliki komitmen untuk mencapai suatu tujuan bersama dengan suatu proses kerja bersama  dimana mereka saling bertanggung jawab satu sama lain.

Jika dikaitkan dengan kata efektif, maka tim efektif dapat diartikan sebagai tim yang berhasil mencapai tujuannya (teams that are able to achieve their purpose). Dalam sebuah tim efektif, seluruh komponen tim bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing yang ditujukan semata-mata untuk meraih tujuan tim, yang merupakan tujuan bersama. Rasa memiliki/taking ownership terhadap tujuan tim harus tertanam pada setiap anggota sehingga lahirlah apa yang disebut sebagai tanggung jawab dan kerelaan untuk berkorban dalam mencapai tujuan bersama tersebut. Pentingya keberadaan tim efektif adalah mempercepat tercapainya tujuan, menambah kreativitas dalam penyelesaian masalah dan meningkatnya kualitas penyelesaian masalah.

Dalam rangka implementasi layanan publik peningkatan mutu pendidikan dalam hal ini asesmen diagnostik bagi murid yang tidak bisa membaca atau belum lancatr membaca (ADIK KAK LUNA) maka dibentuk tim efektif yang terdiri dari unsur Pejabat Disdikpora, Pengawas, Guru, Kepala Sekolah, Tim Teknis Asesmen Nasional dan  Staf Seksi Kurikulum dan Peserta didik SD. Pembentukan tim efektif sekaligus membahas tentang Kerangka Acuan Kerja, SOP dan curah pendapat desain aplikasi ADIK KAK LUNA.


Dokumentasi Kegiatan :









Share:

Jumat, 10 Oktober 2025

FILOSOFI ADIK KAK LUNA


( Logo Adik Kak Luna )

Filosofi Nama: 1) ADIK adalah melambangkan peserta didik di sekolah dasar yang perlu dibimbing penuh kasih layaknya adik sendiri. 2) KAK adalah menggambarkan guru, pendidik, atau fasilitator sebagai “kakak” yang membimbing, mendampingi, dan memberi solusi. 3) LUNA  adalah bermakna “terang/bersinar” (dari kata luna = bulan), memberi harapan agar anak-anak bisa meraih masa depan yang cerah lewat kemampuan literasi dasar. Makna Rancangan Aksi Perubahan “ADIK KAK LUNA” Tujuan Utama: Mengidentifikasi anak yang belum bisa membaca atau belum lancar membaca sejak dini melalui asesmen diagnostik. 1) Pendekatan: Memberikan solusi cerdas, personal, dan penuh empati agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam kemampuan literasi. 2) Nilai yang Dikandung: a) Inklusif: Tidak meninggalkan siapa pun (no one left behind), b) Humanis: Mengedepankan kasih sayang antara “kakak” (guru) dan “adik” (peserta didik), c) Transformasi: Membawa perubahan positif terhadap kualitas literasi dasar di sekolah dasar, d) Harapan: “LUNA” menjadi simbol penerang jalan menuju masa depan yang lebih baik.



Share:

APA ITU ADIK KAK LUNA?

 

Adik Kak Luna adalah sebuah akronim dari Asesmen DiagnostIK AnaK TidAK Bisa Membaca atau BeLUm LaNcar MembacA. Adalah sebuah sistem informasi yang membantu guru melakukan asesmen diagnostik terhadap kemampuan membaca muridnya sehingga dapat diperoleh data awal terhadap kualitas belajar membaca muridnya untuk selanjutnya dapat menentukan langkah yang tepat dalam mengelola pembelajaran secara berdefrensiasi. Selain hal tersebut, dapat membantu sekolah dalam hal ini Kepala Sekolah dan jajarannya untuk menentukan kurikulum yang tepat yang berpusat pada murid (student center) serta memberikan layanan yang tepat kepada murid-murid yang diduga memiliki “kebutuhan khusus” berprinsip pada konsep GEDSI (Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial). Selanjutnya data yang diperoleh dari asesmen diagnostik dapat memberikan informasi yang tepat kepada orang tua tentang kualitas belajar membaca anaknya berdasarkan data yang tepat hasil asesmen. Pun demikian dapat membantu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng memperoleh data yang sahih tentang potensi murid SD di kabupaten Buleleng yang belum atau bahkan tidak bisa membaca untuk selanjutnya dapat digunakan sebagai perencanaan berbasis data dalam menentukan kebijakan serta program prioritas terhadap kualitas belajar murid.

 Filosofi Filosofi Nama: 1) ADIK adalah melambangkan peserta didik di sekolah dasar yang perlu dibimbing penuh kasih layaknya adik sendiri. 2) KAK adalah menggambarkan guru, pendidik, atau fasilitator sebagai “kakak” yang membimbing, mendampingi, dan memberi solusi. 3) LUNA  adalah bermakna “terang/bersinar” (dari kata luna = bulan), memberi harapan agar anak-anak bisa meraih masa depan yang cerah lewat kemampuan literasi dasar. Makna Rancangan Aksi Perubahan “ADIK KAK LUNA” Tujuan Utama: Mengidentifikasi anak yang belum bisa membaca atau belum lancar membaca sejak dini melalui asesmen diagnostik. 1) Pendekatan: Memberikan solusi cerdas, personal, dan penuh empati agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam kemampuan literasi. 2) Nilai yang Dikandung: a) Inklusif: Tidak meninggalkan siapa pun (no one left behind), b) Humanis: Mengedepankan kasih sayang antara “kakak” (guru) dan “adik” (peserta didik), c) Transformasi: Membawa perubahan positif terhadap kualitas literasi dasar di sekolah dasar, d) Harapan: “LUNA” menjadi simbol penerang jalan menuju masa depan yang lebih baik. 

Share:
Memuat Tanggal...
Memuat...

Kategori

Total Tayangan Halaman

Statistik Blog

Flag Counter