📢 SELAMAT DATANG DI RUMAH ADIK KAK LUNA - DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN BULELENG 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Kamis, 18 Desember 2025

ADIK KAK LUNA DALAM SEMINAR INOVASI FIP UNDIKSHA SINGARAJA

Singaraja, 18 Desember 2025 – ADIK KAK LUNA : Sebuah Inovasi Layanan Pendidikan Bidang Asesmen Disdikpora Kabupaten Buleleng yang disampaikan dalam Seminar Pameran Karya Inovasi Mahasiswa FIP Undiksha, yang bertema “Inovasi Pendidikan Berbasis Ilmu dan Teknologi untuk Mewujudkan Pembelajaran Inklusif dan Berkelanjutan”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung FIP B Universitas Pendidikan Ganesha, dimulai dari pukul 08.00 WITA.

Telah dilaksanakan penyampaian materi inovasi pendidikan dengan menyampaikan program ADIK KAK LUNA, yaitu inovasi layanan pendidikan di bidang asesmen membaca berbasis teknologi digital. Inovasi ini dikembangkan sebagai sistem informasi berbasis web yang sederhana untuk membantu guru dalam melaksanakan asesmen diagnostik awal bagi peserta didik yang belum atau mengalami kesulitan membaca, sebagai upaya mendukung pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan.          

Dihadapan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan, Bapak I Ketut Agus Susilawan S.Pd., M.Pd., menyampaikan secara singkat bahwa inovasi pendidikan merupakan ide baru dan solusi yang lahir dari adanya permasalahan, melalui proses critical thinking dan problem solving. Pendidikan di era IPTEK menuntut adanya adaptasi, dengan teknologi digital sebagai solusi strategis untuk meningkatkan akses, kualitas, dan partisipasi dalam pembelajaran. Inovasi juga berperan penting dalam pembelajaran inklusif, yang memandang perbedaan gaya belajar peserta didik sebagai dasar lahirnya pembelajaran berdiferensiasi, di mana cara dan pendekatan belajar berbeda, namun tujuan pembelajaran tetap sama.

ADIK KAK LUNA menyediakan instrumen asesmen diagnostik berupa tes skrining membaca yang dapat diunduh dan digunakan oleh guru dengan cara dibacakan kepada siswa. Hasil asesmen ditampilkan dalam bentuk level kemampuan membaca peserta didik dengan rentang nilai 0–10, di mana level 0–3 menunjukkan dugaan kuat adanya keterlambatan belajar membaca. Data hasil asesmen tersebut dapat digunakan sebagai dasar perencanaan tindak lanjut pembelajaran yang lebih tepat sasaran.

Sesi tanya jawab berlangsung dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa, yang terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait tantangan pengembangan inovasi, konsep pembelajaran berdiferensiasi, serta peluang pengembangan inovasi berbasis teknologi dalam dunia pendidikan. Diskusi berjalan aktif dan interaktif, menunjukkan ketertarikan mahasiswa terhadap inovasi pendidikan dan implementasinya di lapangan.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan pemberian piagam penghargaan kepada Bapak I Ketut Agus Susilawan S.Pd., M.Pd., selaku narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan pemaparan materinya.














Share:

Rabu, 26 November 2025

BERKAT "ADIK KAK LUNA", KASI KURSERDIK SD SABET JUARA 1 PKP ANGKATAN V PROVINSI BALI

 

Denpasar, 25 November 2025_DISDIKTODAY - Dua pejabat struktural di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, yaitu Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Sekolah Dasar (Kasi Kuserdik SD) I Ketut Agus Susilawan, S. Pd., M. Pd., dan Kepala Sub Bagian Umum dan Keuangan Luh Putu Anggia Dewi, S. E., berhasil menyelesaikan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan V Tahun 2025 Provinsi Bali.

Keberhasilan keduanya ditandai dengan pelaksanaan seminar Aksi Perubahan yang berlangsung sukses. Seminar tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas, Luh Putu Adi Ariwati, S. E., M. Pd., yang sekaligus berperan sebagai mentor bagi kedua peserta.

Inovasi "ADIK KAK LUNA" jadi yang terbaik dalam ajang bergengsi ini, I Ketut Agus Susilawan menorehkan prestasi membanggakan dengan dinobatkan sebagai Juara 1 Peserta Terbaik dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan V Tahun 2025 Provinsi Bali.

Prestasi ini diraih berkat Aksi Perubahan yang ia paparkan, berjudul “ADIK KAK LUNA (Asesmen Diagnostik Bagi Anak Yang Tidak Bisa Membaca atau Belum Lancar Membaca) – Solusi Cerdas Tanpa Meninggalkan Siapapun.” Inovasi ini berfokus pada upaya serius dan sistematis untuk mengatasi tantangan literasi dasar di tingkat Sekolah Dasar melalui pendekatan asesmen diagnostik yang inklusif dan solutif.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum dan Keuangan, Luh Putu Anggia Dewi, S. E., juga memaparkan Aksi Perubahan yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik dan efisiensi administrasi.

Aksi Perubahannya berjudul “Surat Keterangan Pengganti Ijasah Cepat Efektif Realtime Digital Aman Dan Sah (SKPI CERDAS).” Inovasi ini bertujuan menyediakan layanan pengurusan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) yang lebih cepat, efisien, terdigitalisasi, serta menjamin keamanan dan keabsahan dokumen, memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat Buleleng.

Keberhasilan kedua pejabat ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi diri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dokumentasi Kegiatan :

















Share:

Senin, 24 November 2025

TESTIMONI ADIK KAK LUNA

Singaraja, 24 Nopember 2025 - Kehadiran aplikasi asesmen diagnostik ADIK KAK LUNA menuai pujian dari para guru SD di Kabupaten Buleleng yang kini dapat mendeteksi tingkat kemampuan membaca siswa secara dini dan jauh lebih presisi. Dukungan kuat juga datang dari tim Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang mengakui keandalan aplikasi ini dalam mengidentifikasi hambatan literasi spesifik, sehingga intervensi bagi siswa berkebutuhan khusus dapat dilakukan lebih cepat. 

Senada dengan hal tersebut, mentor pendidikan menyebut inovasi ini sebagai terobosan strategis yang efektif menjawab tantangan kesenjangan kemampuan membaca di berbagai sekolah dasar di Buleleng. Sinergi testimoni positif ini semakin mengukuhkan ADIK KAK LUNA sebagai solusi digital vital dalam meningkatkan standar literasi dan kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Buleleng.

















Share:

EVALUASI ADIK KAK LUNA

Singaraja, 14 Nopember 2025 - Setelah hasil uji coba maka dilakukan evaluasi bersama tim efektif dengan hasil sebagai berikut :

  1. Permasalahan yang muncul adalah terdapat eror pada beberapa pengiriman ke email, solusi 1. Autocrat di jalankan ulang dan data sudah terkirim sepenuhnya pada responden, tapi terjadi duplikat responden. Solving lanjutan. Data pdf masuk di hapus total, kemudian autocrat di jalankan ulang untuk mengjindari duplikat data
  2. Permasalahan yang terjadi Terjadi eror pada pengiriman ke email Hal ini diakibatkan jaringan keterbatas jumlah penerimaan respinden harian untuk bisa di kirim email. Solusi sementara, eror bisa diatasi secara berkala denngan pengiriman responden juga dilakukan tidak serentak.
  3. Data tetap tersimpan di spreedsheet hanya saja feedback yang diterima oleh e-mail masing masing sekolah tergantung pada keadaan jaringan antara responden dengan cloud data pada sistem ADIK KAK LUNA.






Share:

UJI COBA ADIK KAK LUNA


Singaraja, 12 Nopember 2025 - ADIK KAK LUNA sebagai sebuah sistem asesmen diagnostik kemampuan membaca diujicobakan pada 45 sekolah SD Sampel pada seluruh Kecamatan di Kabupaten Buleleng. Tujuan dari uji coba ini adalah untuk mengukur sejauh mana kemampuan sistem ADIK KAK LUNA dapat membantu guru dalam mempercepat proses mengetahui level belajar muridnya. 45 SD sampel yang dipilih adalah berdasarkan elaborasi data dari data awal, data rapor pendidikan dan verifikasi dari pengawas sekolah.

Tujuan uji coba ini juga untuk mengukur sejauh mana kualitas kemampuan sistem dalam mengelola data yang besar, kecepatan respon ke email serta keajegan data.





Share:

Kamis, 06 November 2025

SOSIALISASI ADIK KAK LUNA

Singaraja, 6 Nopember 2025 - Untuk kebermanfaatan layanan mutu pendidikan khususnya bidang asesmen maka ADIK KAK LUNA disosialisasikan pada 45 SD sebagai sampel. Mengapa menggunakan sampel mengingat untuk mengukur kemampouan sistem ADIK KAK LUNA yang dibangun dengan penyimpanan data pada cloud google drive non berbayar. Diperkirakan data yang akan masuk dari 45 sampel SD untuk uji coba adalah sejumlah 1350 data dengan perkiraan rata-rata jumlah siswa setiap SD sampel adalah 30 orang.

Kelas yang menjadi sampel adalah kelas III mengingat kelas III adalah akhir dari kelas awal dan persiapan menuju kelas tinggi. Hal ini disambut positif oleh para guru dari SD-SD sampel dengan antusias akan mengujicobakan ADIK KAK LUNA pada muridnya. Selanjutnya hasil dari asesmen aakan ditabulasi secara bersama-sama sesuai jadwal yang sudah disepakati yaitu tanggal 12 Nopember 2025. Sehingga besar harapan hasil asesmen dapat diketahui oleh guru dan dapat dimanfaatkan untuk intervensi belajar muridnya.






Share:

Focus Group Discussion (FGD), Diskusi Kelompok Terpimpin ADIK KAK LUNA

Singaraja, 31 Oktober 2025 - Focus Group Discussion (FGD), Diskusi Kelompok Terpimpin ADIK KAK LUNA. Dalam implementasi aksi perubahan layanan kutu pendidikan khusus di bidang asesmen maka dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD), Diskusi Kelompok Terpumpun ADIK KAK LUNA. 

Focus Group Discussion (FGD), Diskusi Kelompok Terpumpun ADIK KAK LUNA untuk mengumpulkan wawasan mendalam tentang suatu topik dari persepsi, sikap, dan pengalaman peserta, mengidentifikasi masalah dan solusi, mendukung pengambilan keputusan, serta mendorong partisipasi dan interaksi. Diskusi ini memungkinkan penggalian ide-ide baru dan menemukan kesepakatan atau pemahaman bersama di antara peserta yang beragam, baik dalam konteks penelitian, bisnis, maupun perencanaan komunitas.

Pada Focus Group Discussion (FGD), Diskusi Kelompok Terpimpin ADIK KAK LUNA dihadirkan beberapa stakeholder terkait seperti Koordinator Wilayah Disdikpora Kecamatan, Pengawas, Tim Penelaah, Tim Pengembang, Unita Layanan Disabilitas, Dewan Pendidikan, Pejabat lingkup Disdikpora Kabupaten Buleleng. Dalam diskusi bahwa ADIK KAK LUNA diharapkan dapat membantu guru dalam melakukan asesmen diagnostik kemampuan membaca murid. Selain hal tersebut disarankan agar ADIK KAK LUNA segera disosialisasikan untuk di uji cobakan. Uji coba untuk kepentingan evaluasi sistem sebaiknya digunakan sekolah sampel. Dewan Pendidikan juga menyoroti ADIK KAK LUNA sebagai sebuah alat bantu yang mampu mempermudah guru dalam mengidentifikasi kemampuan membaca siswa. Harapannya ke depan ADIK KAK LUNA dapat digunakan oleh seluruh guru SD di Kabupaten Buleleng untuk diagnostik.

Sejalan dengan hal tersebut Unit Layanan Disabilitas (ULD) juga memberikan masukan agar informasi terkait dengan proses lanjutan asesmen bagi murid murid yang diduga memiliki kebutuhan khusus agar sekiranya dapat dimanfaatkan bersama. Selain hal ini disampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang sudah mengembangkan sistem yang cukup membantu guru dalam melakukan asesmen diagnostik. 









Share:

Kamis, 30 Oktober 2025

BIMTEK Guru SD Buleleng: Kadisdik Gus Surya Tegaskan Fondasi Literasi Wajib Kokoh Lewat Deteksi Dini dan Strategi ABK

Singaraja, Rabu 29 Oktober 2025 | DISDIKTODAY - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pembinaan SD tepatnya Seksi Kurikulum dan Peserta Didik SD menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Mendeteksi Kesulitan Belajar Membaca dan Mengetahui Faktor Penyebabnya pada Murid SD serta Strategi Belajar bagi yang Berkebutuhan Khusus dan Pengenalan Fitur Layanan "ADIK KAK LUNA", Rabu (29/10). 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P.,  saat hadir memberikan arahan menyampaikan bahwa  Bimbingan Teknis (Bimtek) mendeteksi kesuloitan belajar membaca serta strategi bagi siswa berkebutuhan khusus jenjang sekolah dasar

Dalam sambutannya, Ida Bagus Gde Surya Bharata menyoroti data terkini yang menunjukkan bahwa tantangan kesulitan membaca tidak hanya terjadi di jenjang SMP, tetapi akarnya harus diselesaikan tuntas sejak di bangku SD.

"Isu kesulitan membaca adalah isu yang mendesak dan harus menjadi prioritas kolektif kita. Membaca adalah pintu gerbang menuju ilmu pengetahuan. Jika pintu ini terkunci, maka seluruh proses belajar anak akan terhambat," tegas Kadis Gus Surya.

Leboh lanjut, Kadis Gus Surya juga  menyampaikan bahwa tingginya kasus siswa yang tidak lancar membaca merupakan indikasi bahwa metode pengajaran terdahulu mungkin belum sepenuhnya mengakomodasi keberagaman kebutuhan siswa. 

"BIMTEK ini adalah langkah strategis dalam jangka panjang. Kami ingin guru-guru SD kita menjadi agen perubahan. Mereka harus bisa menguasai teknik asesmen diagnostik yang kini telah dikembangkan oleh Disdikpora, seperti inovasi ADIK KAK LUNA, untuk memetakan kondisi siswa dan memberikan intervensi yang personal," imbuhnya.

Disdikpora Kabupaten Buleleng akan terus medorong termasuk mengoptimalkan peran psikolog dan tenaga ahli di sekolah inklusi, serta mendorong kolaborasi yang erat antara sekolah dengan orang tua.

"Kami minta Bapak/Ibu Guru menggunakan ilmu yang didapat dari BIMTEK ini untuk memastikan tidak ada lagi siswa yang lulus SD tanpa menguasai kemampuan membaca dasar. Kita harus pastikan fondasi literasi anak Buleleng kokoh," tutup Ida Bagus Gde Surya Bharata, sembari berharap target penurunan angka kesulitan membaca dapat tercapai dalam enam bulan ke depan.

Dari laporan Kepala Seksi Kurlikulum dan Peserta Didik SD, I Ketut Agus Susilawan., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini telah berlangsung dari kemarin pada tanggal 28 Oktober 2025 diikuti Guru Kelas III SD se -Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, dan Buleleng dan di hari rabu tanggal 19 Oktober 2025 diikuti Guru Kelas III SD se Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, dan Buleleng.

Tujuan dari Bimbingan Teknis ini adalah meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) dalam mendeteksi secara dini kesulitan belajar membaca pada murid, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, dan merumuskan langkah intervensi yang tepat.

Lebih lanjut, terkait dengan  Pengenalan Fitur Layanan "ADIK KAK LUNA” merupakan sebuah layanan menjamin mutu layanan Pendidikan dan Solusi cerdas tanpa meninggalkan siapapun. Ini adalah sebuah Rancangan Aksi Perubahan (RAP) yang digagas oleh I Ketut Agus Susilawan, S.Pd., M.Pd., berfungsi sebagai "alat skrining" dan "peta jalan" bagi guru SD untuk menemukan siapa murid yang bermasalah dalam membaca dan jenis masalahnya, sehingga guru bisa memberikan pertolongan yang tepat sasaran.



















 



 






Share:

Minggu, 26 Oktober 2025

SAPA KENAL ADIK KAK LUNA DI KECAMATAN GEROKGAK


Pada kesempatan yang berbahagia pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 bertempat di SD Negeri 4 Pemuteran,  Korwil Kecamatan Gerokagk melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan RKAS 2026 bagi Kepala Sekolah dan Bendahara BOSP. Kegiatan ini bertujuan untuk memahmi berama mengenai Juknis BOSP sebagaimana tertuang dalam Permendikdasmen 8 Tahun 2025.

Selain itu di bagian akhir diperkenalkan fitur layanan ADIK KAK LUNA, pengenalan ini bertujuan untuk memberikan gambaran awal mengenai layanan ADIK KAK LUNA. ADIK KAK LUNA adalah sistem asesmen daignostik untuk mendeteksi murid yang belum bisa membaca atau bahkan tidak bisa membaca.




 

Share:

Selasa, 21 Oktober 2025

CURAH PENDAPAT-KERJA KOLABORATIF TIM ADIK KAK LUNA

  


Singaraja, 20 Oktober 2025 - Menyikapi saran masukan dari Tim ULD maka langkah cepat dilakukan oleh tim ADIK KAK LUNA bergerak cepat dengan menambah kembali fitur informasi pamflet ULD. Selain itu tin juga mengembangkan bagaimana caranya untuk melindungi data sehingga akses terhadap data hanya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan belajar murid, intervensi belajar oleh guru, informasi akurat kepada sekolah dan orang tua. Selain hal tersebut data yang diperoleh ditampilkan juga dengan google locker studio dan dproteksi dengan akses terbatas.

ADIK KAK LUNA akan terus dikembangkan sedemikian rupa sehingga sistem yang dibangun selain menjadi temoat untuk melakukan asesmen juga sebagai media informasi, media belajar karena disediakan juga tautan tautan yang berhubungan dengan SIBI, Litercy Cloud. Bahan bacaan untuk memperkaya khasanah literasi dapat dmanfaatkan untuk kepentingan belajar membaca murid.

( Koordinasi Tim ADIK KAK LUNA )

Share:
Memuat Tanggal...
Memuat...

Kategori

Total Tayangan Halaman

Statistik Blog

Flag Counter